Generasi Pejuang

Berita

Hadapi Siklus 100 Tahun Bangsa Indonesia, Pelajar Harus Siap!

Posted by on Jan 9, 2015

                 Zulkifli Hasan (tengah) menerima cinderamata dari Randi Ketua Umum PB PII (kiri) didampingi Sofian Sekjend PB PII (kanan) (foto:...

Read More

Pendidikan

Pendidikan

Posted by on Dec 15, 2014

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry’s standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer...

Read More

Kebudayaan

Kebudayaan

Posted by on Dec 15, 2014

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry’s standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer...

Read More

Artikel

Artikel

Posted by on Dec 15, 2014

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry’s standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer...

Read More

Recent Posts

Hadapi Siklus 100 Tahun Bangsa Indonesia, Pelajar Harus Siap!

Hadapi Siklus 100 Tahun Bangsa Indonesia, Pelajar Harus Siap!

Jan 9, 2015

1139                 Zulkifli Hasan (tengah) menerima cinderamata dari Randi Ketua Umum PB PII (kiri) didampingi Sofian Sekjend PB PII (kanan)

(foto: www.pelajarislamindonesia.com)

 

JAKARTA, Pelajarislamindonesia.com-Pimpinan PB PII menemui Zulkifli Hasan Ketua MPR RI di ruangan kerjanya di Gedung Nusantara III (17/11). Pertemuan tersebut membincangkan agenda strategis dan jangka panjang.

Randi Muchariman menyampaikan gagasan Siklus 100 Tahun Bangsa Indonesia, bahwa dimulainya penghitungan bangsa Indonesia adalah ketika Sumpah Pemuda tahun 1928. Dari persitiwa monumental itulah bangsa Indonesia mengakui dirinya sebagai entitas bangsa yang satu yaitu Indonesia.

Dalam pandangan Randi, pentingnya menghadapi perubahan situasi siklus suatu bangsa menurut Ibnu Kholdun bahwa setiap bangsa akan mengalami perubahan, karena itu jika masyarakatnya tidak mempertahankan jati dirinya sebagai bangsa Indonesia yang melekat dengan budaya ke-Islaman, maka bangsa tersebut akan berubah menjadi lebih buruk dan bahkan dapat hancur tergantikan oleh budaya bangsa lain atau ideologi baru.

Randi berharap agar pelajar ini menjadi perhatian utama pembangunan manusia yang utuh agar menyiapkan diri. Karena itu negara harus selalu hadir dalam setiap dinamika gerakan dan pemikiran kaum pelajar. Masa depan bangsa ini selanjutnya akan dipegang oleh pelajar saat ini. Karena itu pelajar harus bersiap menghadapi siklus 100 tahun bangsa Indonesia.

Zulkifli Hasan menyambut sangat baik gagasan yang disampaikan PB PII. Ia sampaikan “sudah seharusnya generasi muda memikirkan masa depan bangsa dan negara. PII semoga bisa mengembangan tugas berat di masa datang” harapnya.

Di akhir pertemuan ini, Randi memberikan karya tulisnya yang bertema “Siklus 100 tahun bangsa Indonesia” kepada Zulkfili Hasan.

Reporter: Bung Helmy

Zulkifli Hasan: Saatnya Implementasi Janji Negara

Zulkifli Hasan: Saatnya Implementasi Janji Negara

Jan 9, 2015

423                                        Zulkifli Hasan (tengah) bersama jajaran PB PII. (foto: www.pelajarislamindonesia.com)

 

JAKARTA, Pelajarislamindonesia.com- ketika pimpinan Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia bershilaturahim dengan Ketua MPR RI, Randi Muchariman Ketua Umum PB PII menanyakan hal bagaimana sosialisasi 4 Pilar untuk kedepannya di periode ini? (17/11)

“sekarang sudah saatnya implementasi janji negara. Kalau sosialisasi terus, kapan diimplementasikannya?” tegas Zulkifli Hasan Ketua MPR RI

Zulkifli Hasan mengakui bahwa settingan untuk implementasinya masih disusun oleh Tim. “kami sekarang masih menyusun settingan untuk mengimplementasikannya, bagaimana ‘kurikulumnya’ agar masyarakat mudah menyerap dan merasakan janji negara”.

Janji negara yang dimaksud Zulkifli Hasan di antaranya yaitu menjaga keutuhan NKRI, persatuan dan kesatuan bangsa, melindungi tumpah tanah air Indonesia, menjamin kesejahteraan rakyat. Negara tidak boleh menindas rakyat, rakyat dibohong-bohongi, negara harus melindungi seluruh rakyat Indonesia. Inilah pandangan dan harapan Zulkifli Hasan mantan Menteri Kehutanan era SBY.

Reporter: Bung Helmy

Panglima TNI Siap Bantu Brigade PII

Panglima TNI Siap Bantu Brigade PII

Jan 9, 2015

1136                            kiri-kanan: Ali Hamzah Komanda Korpus BPII dan Moeldoko Panglima TNI (Foto: www.tribunnews.com)

JAKARTA, Pelajarislamindonesia.com- Dalam serangkaian agenda konsolidasi untuk mempertahankan NKRI Korpus Brigade PII melakukan dialog dengan Moeldoko Panglima TNI guna menawarkan kerjasama penguatan kapasitas anggota Brigade PII se-Indonesia (17/12).
“Agenda yang ditawarkan Korpus Brigade PII adalah pelatihan brigade yang akan dilakukan di 14 propinsi pada tahun 2015. Karena itulah Korpus Brigade PII menggandeng TNI untuk membantu suksesi agenda pelatihan Brigade tingkat nasional yang berkesinambungan” ungkap Ali Hamzah Komandan Korpus Brigade PII dalam dialognya bersama Moeldoko di Markas TNI Cilangkap.

Moeldoko menyatakan akan siap membantu apa yang menjadi kapasitasnya selaku TNI, “kami akan bantu agenda pelatihan Brigade PII, untuk di lapangannya akan bekerjasama dengan Koramil di mana pelatihan Brigade itu diadakan” ungkap Panglima TNI dengan tegas.
Reporter: Bung Helmy

MENSOS Menyambut Baik Kesiapsiagaan Brigade PII

MENSOS Menyambut Baik Kesiapsiagaan Brigade PII

Jan 9, 2015

 

IMG-20141111-WA0003                                      Menteri Sosial (tengah) bersama Korpus Brigade PII (foto: www.pelajarislamindonesia.com)

JAKARTA, Pelajarislamindonesia.com- Pimpinan Koordinator Pusat Brigade PII menemui Khofifah Indar Parawansa Menteri Sosial di ruang kerjanya (11/11).

Ali Hamzah selaku Komandan Korpus Brigade PII menyampaikan agenda sosial kepelajaran di Indonesia, bahwa “masih banyak pengamen jalanan, preman yang berasal dari usia remaja. Seharusnya generasi muda ini dibina sebaik-baiknya, tidak boleh ditelantarkan di jalanan” harapnya.

Pertemuan yang bertujuan untuk menjalin sinergitas ini membahas juga persoalan bencana alam yang kerap kali menimpa wilayah Indonesia.

Karena itu, selain persoalam penyakit sosial yang menimpa generasi muda, Brigade PII juga menaruh perhatian pada musibah ketika bencana alam. Dengan sayap organisasinya Relawan Siaga Bencana (Regana), “kami ingin bersinergi dengan Kementerian Sosial dalam menanggulangi bencana, apalagi sekarang sudah musim penghujan” ujar Ali Hamzah

Khofifah menyambut baik dan bahagia atas kedatangan Brigade PII untuk sebuah sinergitas dengan Kementerian Sosial, “saya ucapkan terima kasih banyak atas kehadiran Brigade PII, walaupun dalam kesibukan saya saat ini, saya bahagia jika adik-adik PII mau bermitra dengan kami. Kami akan membantu apa yang kami bisa sesuai program yang ada dalam kementerian ini. Nanti langsung ditindaklanjuti dengan Deputi agar bisa sinkron dengan Taruna Siaga Bencana (Tagana)”.

Reporter: Bung Helmy

MENKOP: Hadapi MEA Koperasi Harus Diperkuat

MENKOP: Hadapi MEA Koperasi Harus Diperkuat

Jan 9, 2015

IMG-20141111-WA0002                                Menteri Koperasi & UMKM (ketiga kanan) bersama PB PII (Foto: www.pelajarislamindonesia.com)

JAKARTA, Pelajarislamindonesia.com- Pada pemerintahan baru Kabinet Kerja, Kementerian Koperasi dan UMKM belum memiliki program baru karena harus menyelesaikan sisa program akhir tahun 2014 yang disusun pemerintahan sebelumnya. Hal itu diungkapkan Anak Agung Gde Puspayoga Menteri Koperasi dan UMKM kepada pimpinan Korpus Brigade PII (11/11).

Kunjungan Korpus Brigade PII yang dimediasi oleh Helmi Al Djufri Ketua PB PII Bidang Komunikasi ini membahas sejumlah agenda strategis pembangunan manusia dalam rangka menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean.

Ali Hamzah Komandan Korpus Brigade PII berharap agar generasi muda dapat menjadi tonggak tegaknya ekonomi negara, “Indonesia sangat beruntung karena kebutuhan domestiknya dapat dipenuhi oleh produksi dalam negeri, namun nanti jika sudah masuk MEA maka harus ada pendekatan khusus untuk memperkuat ekonomi kerakyatan utamanya yang digerakkan oleh kelompok muda”.

Menkop dan UMKM merespon pandangan Brigade PII bahwa Kementerian Koperasi berpandangan “koperasi harus diperkuat. Karena dengan koperasi rakyat akan kuat. Kita akan sulit jika bersaing dengan perusahaan besar jika seorang diri. Untuk itulah tujuan Kementerian Koperasi dan UMKM melindungi produk dalam negeri terutama produksi kelompok masyarakat menengah ke bawah”.

Kementerian Koperasi dan UMKM akan menjadikan PII sebagai partner dan mitra Kemenkop dan UMKM untuk merealisasikan program di tahun 2015, seperti program Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN). “kami juga akan mengundang PII dalam program-program Kemenkop. Minggu depan juga ada pelatihan kewirausahaan, nanti ada Deputi yang menangani langsung keikutsertaan dari PII”, Ujar Anak Agung Gde Puspayoga Menkop dan UMKM asal Bali ini.

Reporter: Bung Helmy

shared on shoppingcartindonesia.com